Minggu, 25 Juli 2010

Pengelolaan Lahan

Lahan berfungsi sebagai sarana dalam sistem pertanian maupun bercocok tanam. Lahan menyediakan tempat tanaman untuk hidup padanya. Berbagai macam cara dilakukan dalam memanfaatkan lahan dengan sebaik mungkin. Masyarakat bertani dan bercocok tanamdi lahan pertanian sesuai dengan tempet hidup yang cocok untuk tanaman yang akan ditanam.

Lahan dalam sistem bertani ada dua macam, lahan basah dan lahan kering. Lahn basah adlah lahan yang selalu digenangi air sehingga memiliki tanah yang subur. Berbagai macam tanaman tumbuh dengan subur di lahan basah. Namun, tidak menutup kemungkinan bila lahan kering dapat ditumbuhi oleh berbagai macam tanaman. Contoh tanaman yang dapat tumbuh di lahan basah adalah padi.

Lahan kering adalah bagian dari ekosistem teresterial yang luasnya relatif luas dibandingkan dengan lahan basah (Odum,1971). Selanjutnya menurut Hidayat dkk (2000) lahan kering adalah hamparan lahan yang tidak pernah digenangi air atau tergenang air pada sebagian waktu selama setahun. Lahan kering secara keseluruhan memilki luas lebih kurang 70%. Pada saat ini pemanfaatan lahan kering untuk keperluan pertanian baik tanaman semusim maupun tanaman-tanaman perkebunan sudah sangat berkembang. Contoh tanaman yang cocok tumbuh di lahan kering adalah kaktus dan pohon kurma.

Pemanfaatan lahan juga dapat dilakukan dengan berkebun menggunakan sistem hidroponik, yaitu bertanam dengan tidak membutuhkan tanah. Cara ini cukup baik dan tepat dalam menghemat tanah dan memberikan alternatif baru dalam menanam.

Pada perkembangannya, bertanam hidroponik meliputi berbagai cara, yaitu bertanam tanpa medium tanah, tidak hanya menggunakan wadah yang hanya diisi air berpupuk saja. Medium pasir, perlite, zeolit, rockwool, sabut kelapa adalah beberapa bahan yang digunakan oleh para praktisi di dunia dalam bertanam secara hidroponik. Merupakan aplikasi teknologi untuk menaikkan produktivitas tanaman pangan dalam rangka mencukupi kebutuhan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Hidropinik dapat diterapkan pada sayuran, bunga, buah, dsb.

Selain bertanam dengan sistem hidroponik pemanfaatan lahan secara optimal yang cukup baik adalah tabulampot. Tabulampot merupakan inovasi baru dalam bertanam. Tabulampot dapat mempermudah para pecinta tanaman buah yang tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam tanaman buah dengan sebanyak-banyaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar